Masalah Gigi dan Mulut

Gigi berlubang (karies gigi) dan masalah pada gusi masih menjadi masalah utama kesehatan gigi dan mulut didunia. Bagi orang kebanyakan, yang penting adalah warna gigi, kesegaran nafas dan sakit gigi. Tak lain karena ketiga hal tersebut berhubungan dengan psikososial. Wajar bila seseorang jadi tidak percaya diri untuk tersenyum lebar atau tertawa, jika gigi kuning, bernoda dan nafas tidak sedap.  Diketahui ada 8 masalah pada gigi dan mulut. Yaitu gigi berlubang, noda pada gigi, email gigi lemah, nafas tidak segar, pembengkakan gusi, plak, tartar dan masalah bakteri.

Noda pada gigi sering disebabkan oleh konsumsi makanan/ minuman seperti teh/ kopi. Email pada gigi yang lemah bisa disebabkan kurang mineral seperti kalsium dan fluoride dan sering makan-makanan manis/ asam tinggi hingga email terkikis. Pembengkakan gusi nisa terjadi akibat penumpukan bakteri disela-sela gusi dan gigi, segingga gusi meradang. Adapun tartar (karang gigi) adalah plak yang mengeras. Dapat dikatakan bahwa semua masalah itu berakar kebersihan gigi dan mulut. Tiap orang sebenarnya bisa menjaga sendiri kesehatan giginya, sehingga tidak perlu ke odkter gigi tiap 2 minggu untuk mendapat pengobatan. Apalagi sejak penambahan zat aktif seperti fluoride dan zinc ke dalam pasta gigi. Flouride dapat mencegah terbentuknya tulang pada gigi. Zat ini mencegaj asdam merusak email gigi, serta membantu memperbaiki gigi yang telah kehilangan sebagian emailnya. Sedangkan zinc bersifat sebagai antiplak. Kombinasi flouride dan zinc, bisa memberikan perlindungan menyeluruh terhadap gigi dan mulut.

Selain mengandung fluoride, pasta gigi yang baik juga mengandung kalsium untuk memperkuat gigi, memiliki daya abrasif yang baik, dapat, dapat mencegah pertumbuhan kuman, dan menyegarkan nafas. Zat abrasif berfungsi untuk membersihkan gigi (mengangkat sisa makanan, bakteri, dan plak). Daya abrasif yang baik, yakni kemampuan untuk membersihkan gigi yang optimal, namun tidak menyebabkan efek abrasi (pengikisan pada gigi).

Pasta gigi gel kurang baik daya abrasifnya. Pasta gigi gel tidak menimbulkan anrasi pada gigi, tapi efek membersihkannya rendah. Tidak perlu khawatir dengan pasta gigi non gel, karena kini pasta gigi umumnya memiliki efek abrasi minimal.

Sebenarnya, 8 masalah utama pada gigi dan mulut bisa dihindari dengan menjalankan good oral hygine sehari-hari. yaitu menyikat gigi rutin sedikitnya 2x sehari plus perlakuan khusus untuk mencegah noda gigi dengan segera berkumur setelah minum teh/kopi. Agar email gigi tidak lemah, batasi konsumsi makanan yang terlalu asam/ manis. Dan setelah mengonsumsi makanan demikian segeralah berkumur. Untuk mencegah pembengkakan gusi, sikatlah gigi dengan gerakan memutar dan jangan terlalu keras karena gusi bisa terluka dan bakteri/ sisa makanan bisa masuk.


=====================================

>>> Super Green Plus SG, Obat Sakit Gigi 1-9 Menit Sembuh Tanpa Efek Samping 100% Alami, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Cara Menghilangkan Sakit Gigi and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>